Kepesertaan

Bidang Kepesertaan yang mempunyai peran sebagai pengelola administrasi data yang menjadi peserta DAPENBUN dan memberikan penjelasan tentang peraturan DAPENBUN kepada seluruh pihak yang membutuhkan khususnya terhadap masalah data peserta dan hak/kewajiban peserta.

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) selaku Pendiri Dana Pensiun Perkebunan Nomor XP-SURKP/17.05 tanggal 1 Agustus 2017, tentang Struktur Organisasi Dana Pensiun Perkebunan.

STRUKTUR ORGANISASI

Bidang Kepesertaan

Dana Pensiun Perkebunan dalam mengelola dana pensiun harus mematuhi peraturan yang berlaku dan Peraturan DAPENBUN terakhir yang berlaku setelah beberapa kali mengalami perubahan adalah yang telah disahkan oleh Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dengan Keputusan No. KEP-26/NB.1/2017 tanggal 31 Mei  2017.

DAPENBUN menyadari bahwa pemberian informasi kepada stake holders tentang segala sesuatu mengenai Dana Pensiun Perkebunan sangat bermanfaat guna peningkatan kinerja. Untuk itu, dengan menggunakan aplikasi yang berbasis Teknologi Informasi, dibangun aplikasi website dengan alamat www.dapenbun.co.id dan khusus Bidang Kepesertaan apabila ada keluhan dan saran tentang peserta dapat langsung di akses ke address e-mail kepesertaan@dapenbun.co.id.

FUNGSI DAN TUGAS

Tugas Bidang Kepesertaan:

  1. Memberikan informasi kepada management tentang perkembangan data Peserta, Iuran dan Manfaat Pensiun.
  2. Mengolah data, dan melakukan komunikasi yang intensif dengan Pemberi Kerja dan Cabang DAPENBUN untuk memperoleh informasi perubahan data yang cepat dan akurat.
  3. Menetapkan besar Iuran dan besar Manfaat Pensiun.
  4. Mengevaluasi hasil perhitungan Aktuaria yang dilakukan oleh Aktuaris.
  5. Menganalisa data peserta dan penetapan luran Normal dan Manfaat Pensiun.
  6. Melakukan penelitian dalam penyempurnaan Peraturan DAPENBUN.
  7. Mensosialisasikan dan memberikan penjelasan tentang Peraturan DAPENBUN.
  8. Bekerjasama dengan Instansi terkait (Kementrian BUMN, Biro Dana Pensiun – Dep. Keuangan) yang berhubungan dengan Peraturan DAPENBUN dan Penerapannya khusus bidang Kepesertaan.

Fungsi Bidang Kepesertaan:

  1. Sumber informasi tentang data peserta dan hasil perhitungan aktuaria.
  2. Menyediakan fasilitas kemudahan bagi para peserta untuk dapat menerima pembayaran manfaat pensiun tepat waktu, tepat jumlah dan tepat orang.
  3. Memberikan pelayanan dan penjelasan yang transparan kepada Peserta dan pihak yang membutuhkan.

Data Kepesertaan

Berdasarkan hasil rekonsiliasi data Kepesertaan dengan Pemberi Kerja dan Cabang DAPENBUN  data peserta adalah sebagai berikut :

  1. Data Peserta Rekap Jumlah Peserta Dana Pensiun Perkebunan Triwulan III/2017 :

Pergerakan jumlah peserta realisasi TRIWULAN III tahun 2017 dibandingkan dengan realisasi TRIWULAN III tahun 2016 adalah sebagai berikut :

  1. Terdapat  pengurangan Peserta Aktif sebanyak 11.617 orang terdiri dari : 10.867 orang menerima MP Bulanan, 729 orang  hak Pensiun Ditunda, 21 orang menerima MP Sekaligus.
  2. Terdapat peningkatan Peserta Pensiunan sejumlah 8.682 orang terdiri dari penambahan  peserta Aktif yang pensiun sejumlah 10.867 orang, dari peserta Ditunda Jatuh Tempo ke hak pensiun Dipercepat sejumlah 422 orang, dikurangi pensiun gugur sejumlah 2.598 orang dan pensiun sekaligus sejumlah 9 orang.
  3. Terdapat peningkatan Peserta Pensiun Ditunda sejumlah 307 orang terdiri dari penambahan dari Peserta Aktif yang berhenti dan mempunyai hak pensiun  Ditunda 729 orang dan pengurangan dari pensiun ditunda ke hak pensiun Dipercepat sejumlah 422 orang.

           1. Distribusi Usia Peserta per 30 September 2017

           2. Distribusi Usia Peserta Pensiunan per 30 September 2017

           3. Distribusi Usia Peserta Pensiunan Ditunda per 30 September 2017

      Keterangan :

  • UPD = Usia Pensiun Dipercepat
  • UPN = Usia Pensiun Normal

Program Pensiun

  1. Syarat Kepesertaan :

         Peserta adalah Karyawan dari Pemberi Kerja yang memenuhi syarat kepesertaan sesuai Peraturan Dana                       Pensiun Perkebunan dan telah terdaftar pada Dana Pensiun Perkebunan.

  1. Iuran : 

          Iuran Normal terdiri dari :

  • Beban Peserta (6% dari PhDP) dan
  • Beban Pemberi Kerja (sesuai perhitungan aktuaria)
  1. Iuran Tambahan, apabila terjadi defisit yang besarnya ditetapkan oleh Aktuaris
  2. Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP)

Sejak 1 Januari 2007 PhDP yang berlaku adalah berdasarkan tabel gaji keadaan 1 Januari 2002.

  1. Manfaat Pensiun

Manfaat Pensiun adalah pembayaran berkala yang dibayarkan kepada Pensiunan atau Janda/Duda atau Anak dengan cara yang ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun Perkebunan.

  1. Usia Pensiun
  2. Usia Pensiun Normal ditetapkan :
  3. Untuk Karyawan Golongan IA s/d IID = usia 55 tahun
  4. Untuk Karyawan Golongan IIIA s/d IVD = usia 56 tahun
  5. Usia Pensiun Dipercepat
  6. Untuk Karyawan Golongan IA s/d IID sekurang-kurangnya usia 45 tahun
  7. Untuk Karyawan Golongan IIIA s/d IVD sekurang-kurangnya usia 46 tahun
  8. Usia Pensiun Wajib ditetapkan usia 60 tahun.

Rumus Manfaat Pensiun

  1. Jenis dan Rumus Manfaat Pensiun Bagi Peserta
  2. Manfaat Pensiun Normal

Manfaat Pensiun yang dibayarkan kepada peserta yang pensiun pada usia pensiun normal (55 tahun untuk golongan IA s.d IID) atau (56 tahun untuk golongan IIIA s.d IVD).

Rumus Perhitungan Manfaat Pensiun Normal

= (Penghargaan Masa Kerja (PMK) x Masa Keja (MK) x PhDP

= Pengahargaan Masa Kerja Pensiun (PMKP) x PhDP

= PMKP x PhDP

  1. Manfaat Pensiun Dipercepat

Manfaat Pensiun Peserta yang dibayarkan apabila Peserta berhenti bekerja dan telah mencapai usia sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun sebelum usia Pensiun Normal.

Rumus perhitungan Manfaat Pensiun Dipercepat :

= Nilai Sekarang (NS) x Penghargaan Masa Kerja (PMK) x Masa Kerja (MK) x PhDP

= Nilai Sekarang (NS) x Penghargaan Masa Kerja Pensiun (PMKP) x PhDP

= NS x PMKP x PhDP

  1. Manfaat Pensiun Ditunda

Hak Manfaat Pensiun bagi peserta yang berhenti bekerja sebelum mencapai usia Pensiun Normal, yang ditunda pembayarannya sampai pada saat Peserta Pensiun sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun Perkebunan.

Rumus perhitungan Manfaat Pensiun Ditunda Jatuh Tempo :

= NS x PMKP x PhDP

  1. Manfaat Pensiun Cacat

Manfaat Pensiun yang diberikan kepada peserta yang mengalami cacat total dan tetap dinyatakan oleh Dokter yang ditunjuk Pemberi Kerja.

Rumus perhitungan Manfaat Pensiun Cacat :

= NS x PMPKP x PhDP ; dengan masa kerja dihitung seolah-olah berhenti pada usia pensiun normal.

  1. Manfaat Pensiun Janda/Duda atau Anak

e.1 Manfaat Pensiun Janda/Duda atau Anak dari Peserta Aktif  Meninggal Dunia

  1. Peserta Aktif Meninggal Karena Tewas

Manfaat Pensiun yang diberikan kepada Janda/Duda atau Anak dari peserta yang meninggal dunia yang diakibatkan langsung maupun tidak langsung dalam menjalankan tugas kedinasannya.

Rumus perhitungan Manfaat Pensiun Ditunda Jatuh Tempo :

= 100% x PMKP x PhDP ; dengan masa kerja dihitung seolah-olah peserta berhenti pada usia pensiun normal.

  1. Peserta Aktif Meninggal Biasa

Manfaat Pensiun yang diberikan kepada Janda/Duda atau Anak dari peserta yang meninggal dunia bukan dalam tugas.

Rumus perhitungan Manfaat Pensiun :

= 60% x NS x PMKP x PhDP ; masa kerja dihitung s/d peserta meninggal dunia

e.2 Manfaat Pensiun Janda/Duda atau Anak dari Pensiunan Meninggal Dunia

      Manfaat Pensiun yang diberikan kepada Janda/Duda atau Anak dari pensiunan yang meninggal dunia.

      Rumus Perhitungan Manfaat Pensiun :

      = 60% x MP yang diterima pensiunan

      Keterangan :

      Besar Penghargaan Masa Kerja (PMK) adalah :

  • Sebesar 2% (dua perseratus) untuk tiap tahun masa kerja sampai dengan 20 tahun
  • Sebesar 2,5% (dua setengah perseratus) untuk tiap tahun masa kerja diatas 20 tahun, maksimal masa keja 12 tahun
  • Maksimum besar manfaat pensiun adalah 70% (tujuh puluh perseratus) dari Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP)
  1. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Manfaat Pensiun
    1. Iuran Normal terdiri dari :
  • Menentukan jenis Manfaat Pensiun yang diterima
  • Menentukan besarnya Nilai Sekarang
  1. Masa Kerja
  • Masa kerja pada Pemberi Kerja
  • Masa kerja diluar Pemberi Kerja yang diakui berdasarkan keputusan Pemberi Kerja
  1. Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP)

Penghasilan yang ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun dijadikan dasar untuk menghitung besarnya Iuran Pensiun dan Manfaat Pensiun.

  1. Keuntungan Program Pensiun Manfaat Pasti Bagi Peserta
    1. Adanya Kepastian Manfaat Pensiun.
    2. Risiko kegagalan investasi ditanggung Pemberi Kerja.
    3. Kekurangan dana/unfunded Masa Kerja Lalu ditanggung Pemberi Kerja.
    4. Iuran Tambahan untuk menutup defisit dibebankan kepada Pemberi Kerja.

 

 
         
    Tentang  
       
         
    Simulasi Manfaat Pensiun  
     
Untuk mengetahui simulasi perhitungan dana pensiun silahkan klik disini.
 
         
    Butuh Bantuan ?  
     
Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai produk atau layanan Dapenbun, anda dapat menghubungi kami disini.
 

 

Copyright Dana Pensiun Perkebunan 2018 Webmail | Kontak